Sekilas Info:
Minggu, 02 Okt 2022
  • Sukseskan Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Sulawesi Tenggara ke-V Juni 2022

PCNU Kabupaten Muna Barat Dilantik

Diterbitkan : - Kategori : Berita

MUBAR, EDISIINDONESIA.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Tenggara (Sultra) secara resmi mengukuhkan sekaligus melantik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Muna Barat (Mubar), pada Kamis petang (10/2/2022).

Sebanyak kurang lebih dua puluh PCNU Mubar tersebut dikukuhkan dan dilantik oleh PWNU Sultra Drs. KH. Muslim, M.Si berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) nomor 662/A.II.04.d/04/2021, tentang pengesahan PCNU Mubar masa khidmat 2021-2026.

Adapun tema yang diusung yakni “Solid dan bersinergi dengan Pemerintah dalam merawat jagad membangun peradaban di Kabupaten Muna Barat”.

Alimuddin, S.Ag, Ketua PCNU Mubar yang baru dilantik mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Mubar, karena terselenggaranya pelantikan PCNU Mubar berkat dorongan, dukungan dan support yang diberikan.

“Insya Allah dengan hadirnya Nahdlatul Ulama di Mubar, dapat menyolidkan, dalam rangka bersinergi dengan pemerintah dalam merawat jagad peradaban di Mubar, ujarnya.

Hadirnya NU ini, lanjut pemilik pondok pesantren Raudhatul Jannah tersebut, dia harapkan dapat mewarnai kehidupan keagamaan, mempertahankan budaya-budaya, adat serta tradisi orang Muna yang telah dirongrong oleh kelompok-kelompok tertentu.

“Orang tua kita dulu sudah memiliki peradaban-peradaban, budaya dan adat istiadat. Ini akan terus kami pertahankan dan mengokohkan, sehingga keberadaannya ditengah-tengah derasnya arus global, terus terawat serta terjaga,” lanjutnya.

Demi mempertahankan serta merawat eksistensi peradaban orang-orang tua dulu, dia bakal mengundang para ulama dan kiai untuk membahas hal itu secara dalam, sehingga penguatan akan peradaban ini semakin kokoh hingga dapat diwarisi oleh generasi selanjutnya.

Sementara itu, PWNU Sultra Drs. KH. Muslim, M.Si mengungkapkan bahwa NU merupakan satu organisasi islam terbesar di dunia bukan saja di Indonesia.

Dimana NU ini kata dia, adalah organisasi Islam yang konsisten merawat keberagaman, kebinekaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Olehnya itu, ia menitip pesan kepada PCNU Mubar untuk menyampaikan kepada seluruh pengurus NU diseluruh tingkatan agar senantiasa mempertahankan NKRI dan Pancasila.

Kenapa? karena menurutnya nilai-nilai yang digagas dalam butir-butir pancasila itu lahir dari kalangan para ulama.

“Saya mengajak teman-teman NU mari kita bangkit, ” ajaknya.

Namun sebelumnya, PWNU Sultra mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang sudah dikukuhkan dan dilantik.

“Pelantikan mulai dari pusat hingga ketingkat ranting itu adalah pelaksanaan yang sakral. Tetapi saya pesankan kepada pengurus yang baru dikukuhkan, jangan hanya acara ceremonial saja yang sakral, tetapi setelah selesai ini, habis pelantikan habis persoalan, ini tidak boleh,” tegasnya.

Bupati Mubar, Drs. H. Achmad Lamani, M.Pd menuturkan bahwa organisasi itu merupakan sarana membangun peradaban untuk membangun kebersamaan, dan membangun persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita beri kesempatan kepada siapa saja yang menjalankan apapun, sepanjang itu tidak bertentangan dengan konstitusi dan nilai-nilai agama.” timpalnya. (Andik)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar